30 menit memikirkan, sekian detik menoleh, beberapa menit
deg.degan, dan 1,5 jam kami bersama.....nice day J
Yaa....tuhan,,,,deg.degannya sungguh bukan deg.degan
biasa, senengnya minta ampun pas tau itu dia. Andai saja yang duduk di sebelah
dia itu aq, andai saja dia tau kalo aq ada di belakang dia, andai saja..andai
saja,,,andaiiii sajaaaaaa dia tau kalo aq nungguin dia dateng dari
kemarin-kemarin, andaiiiii sajaaaaa yaa’allah.. :’)
●●●
Pagiii itu (sekitar jam 7.00 pagi, tepatnya hari rabu
tanggal 7 nov) aq sedang duduk di depan sebuah toko, ditemani oleh handphone
bututku dan keramaian mahasiswa unsri yang sedang berebutan bus di cinde, serta
hilir mudik kendaraan di jalan raya yang begitu ramainya hingga tak ada sela
untuk nyebrang bagi para penyebrang jalan (yaa...iyalaa, namanya juga di kota
:D). Aq duduk dengan perasaan yang sedikit kesal karna harus menunggu
kedatangan sii ncep temanku yang begitu lamanya. Ku pencet-pencet hpku hingga
tag tau lagi pesan apa yang harus ku kirim ke ncep, “tunggu bentarr yoo piii,
nii sudah di lampu merah kog” itu adalah potongan pesan trakhir sii ncep
sebelum akhirnya dia tiba alias nympe di TKP.